# blog.sua.ist sama dengan medium.com/jimmy-ofisia

Beberapa waktu waktu lalu bung [Mahesa](https://mahesatyo.medium.com/) menyebut nama akun saya di kolom komentar saat nona [Asri](https://medium.com/@asri_hikmah) menerbitkan tautan tulisan Medium terbaru [miliknya](https://medium.com/@asri_hikmah/women-support-women-yang-sering-disalahpahami-7d8da0ea5edd) lewat *story* [Instagram](https://www.instagram.com/@asri_hikmah/). Bung Mahesa kemudian bertanya apakah saya akan ikut serta lebih rajin menulis di Medium seperti nona Asri dan nona [Annisa](https://infinityouth.medium.com/), yang dengan spontan langsung saja saya jawab dengan kalimat *«*[*never put your eggs in one basket*](https://en.wiktionary.org/wiki/don%27t_put_all_your_eggs_in_one_basket)*.»* Dalam hal ini, *‹basket›* adalah kiasan untuk wadah menulis *a.k.a. blogging platforms* yang akan akan lebih ideal jika ada lebih dari satu. Karena, percayalah, di belantara internet ini, [*nothing lasts forever*](https://blog.sua.ist/nlf).

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1755621654640/ab45e871-4177-4363-8c1f-c58d39e12c85.png align="center")

[Medium](https://medium.com/jimmy-ofisia) memang *blogging platform* serius saya yang pertama, tahun usianya memang masih sekadar hitungan jari, lebih tepatnya sembilan jari, entri [pertamanya](https://medium.com/jimmy-ofisia/pembukaan-2f13c92eb8c7) terbit pada empat belas Maret dua ribu enam belas. Memang, harus saya akui, secara default performa departemen *search engine optimization* ([SEO](https://en.wikipedia.org/wiki/Search_engine_optimization)) Medium memang cukup lumayan. Bahkan ketika sudah lama dimutakhirkan, remah-remah tautan akun Medium saya masih saja ada yang muncul di halaman pertama *search engine result page* ([SERP](https://en.wikipedia.org/wiki/Search_engine_results_page)), mengalahkan blog terkini yang lebih sering dibelai dan lebih banyak jumlah entrinya.

Namun, setelah [insiden](https://medium.com/jimmy-ofisia/dulu-journal-ofisia-name-sekarang-medium-com-jimmy-ofisia-5d1d958d45db) kecil yang terjadi tidak lama lalu, kini Medium tidak lagi menarik seperti dahulu kala. *Lesser ownability*, atau apa lah, sebut saja begitu. *No* [*custom domain*](https://medium.com/jimmy-ofisia/perhubungan-5cac0988e78a)*, no fun*. «*For real, for real,»* begitulah Mahesa biasa menimpali saya. Akan tetapi saya tidak akan menjelma menjadi kacang yang lupa akan kulitnya, saya putuskan saya akan tetap memperhatikan akun Medium ini dan *khususon* mengisinya dengan entri berbahasa Inggris, yang diterjemahkan dari entri utama di [blog.sua.ist](http://blog.sua.ist). Lalu, apakah semua racauan berbahasa Indonesia saya di blog sebelah layak diterjemahkan ke bahasa Inggris? Oh, tentu saja, tidak. LLM manapun pasti bakal terbosan-bosan ketika memindainya nanti.

Entri ini tersedia pula dalam versi [bahasa Inggris](https://medium.com/jimmy-ofisia/medium-com-jimmy-ofisia-is-equal-to-blog-sua-ist-77d9f2d17981).

([sua](https://sua.ist))
