# Sprlst.

Beberapa lama setelah [Wunderlist](https://en.wikipedia.org/wiki/Wunderlist) [tiada](https://journal.ofisia.name/selamat-tinggal-wunderlist-be406978e055) akhirnya saya menerima kabar pemberitahuan mengenai [Superlist](https://www.superlist.com/) dari bung [Christian Reber](https://twitter.com/christianreber) *cum suis*. Meskipun saya pernah menikmati masa-masa indah bersama Wunderlist dan pada suatu saat pernah pula sangat mendambakan alternatif penggantinya—baca: Superlist—namun untuk saat ini saya sudah dan/atau masih terlanjur nyaman dengan aplikasi *to do list* yang lebih *minimalist* macam [Dynalist](https://dynalist.io).

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1742106384263/1614c7e7-73a6-4e2e-b7e6-ab7b77babc90.png align="left")

(sumber gambar [**kiri**](https://journal.ofisia.name/selamat-tinggal-wunderlist-be406978e055) dan [kanan](https://www.superlist.com/))

Sebuah aplikasi yang barangkali fungsi utamanya bukan ditujukan sebagai *to do list* namun tetap dapat menjawab kebutuhan. Berpenampilan sederhana, berskema warna monochromatic atau sebut saja dominan hitam dan putih, serta tidak terlalu <s>dijejali oleh</s> dilengkapi dengan banyak fitur berlebih yang riskan membuatnya tidak lagi ringan untuk dimuat.

Mungkin lain waktu saja saya *<s>pay respect</s>* menaruh hormat kepada bung Christian Reber, nanti entah kapan ketika saya sudah ada waktu untuk menguji coba secara mendalam, serta ketika benar-benar sudah memiliki waktu untuk memigrasikan data dari Dynalist ke Superlist. Seperti biasa, kata ajaib yang belum afdal jika tidak <s>diucapkan</s> dituliskan untuk menutup paragraf ini adalah: ‹semoga.›

([sua](https://sua.ist))
