Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

20260520.

Updated

Malam ini adalah kesekian kalinya istri saya membeli putu dari seorang pria yang setiap hari mengayuh sepeda roda tiganya dari sebuah kos di kawasan Bungurasih. Kami tidak pernah tahu namanya, namun pada setiap kesempatan, istri saya dan beliau selalu mengobrol. Selalu singkat, tapi tak pernah mudah dilupakan.

Kali ini beliau mengisahkan tentang bagaimana sawah milik keluarga dan tetangga di kampung halamannya kini tidak lagi menguntungkan ketika ditanami, karena kerap diserbu oleh puluhan monyet kelaparan. Orang-orang Cina—entah WNI atau WNA—mengubah hutan sekitar menjadi kebun karet, sehingga berdampak pada ekosistem asli habitat monyet, tutur beliau. Meninggalkan sawah kemudian merantau adalah pilihan paling rasional bagi para pemudi-pemudi usia produktif, dan Surabaya menjadi kota pilihan beliau.

Putu menjelang matang dan siap disajikan, obrolan diakhiri dengan adegan beliau menggeleng-gelengkan kepala sembari mengutip pidato Prabowo soal orang desa tidak pakai Dollar.

(sua)