sua
February 19, 2021

Duct.

Semalam saya baru saja memutakhirkan daftar tautan typeface microsites di situs typesites. Dulu saya biasa memuat sebuah berkas—yang barangkali berupa—JSON lewat pemasangan sebaris Javasript bawaan linkli.st, namun setelah linkli.st dipensiunkan, saya kembali terjebak dengan elemen HTML jaman jahiliah yang bernama iframe.

(typesites.ofisia.name dan coda.io/@ofisia/typesites)

Tentu saja jiwa RWD saya bergejolak, situs yang dulu dapat ditampilkan sempurna dengan kendali penuh, kini terpaksa melanjutkan pertunjukkannya dengan duct tape prosedur tambal sulam dimana-mana. Saya hanya bisa pasrah, lalu berserah diri pada bagaimana <iframe> akan menampilkan dirinya di depan publik.

Karena, apa daya dan apa boleh buat, hingga kini saya belum menemukan alternatif lain dengan fitur yang serupa linkli.st. Sebelumnya saya telah mencoba Coda, Airtable dan Slab, namun semuanya hanya menyediakan fitur embedding eksternal lewat <iframe>.

Notion sepertinya tampak seperti alternatif yang menarik, belakangan saya sering mendapati sejumlah nama besar—meski cuma bung Frank Chimero yang saya ingat betul—mulai beralih mengadopsinya, namun fitur embedding eksternal saja tak punya. Alamak jan…

(Coda, Airtable, Slab dan Notion)

(sua)