Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Whabitsta.

Updated

Tadi malam saya mendapati bahwa aplikasi Standard Notes di komputer jinjing saya gagal syncing meski sudah dicoba ulang berkali-kali. Saat saya coba login lewat peramban, saya pun akhirnya mendapati perbedaan URL untuk syncing. Versi mejantara menggunakan sync.standardnotes.org, sedangkan versi peramban menggunakan api.standardnotes.com. Ketika saya mencoba logout dari versi mejantara, kemudian login ulang dengan harapan sync URL tersebut bakal termutakhirkan secara otomatis, ternyata saya salah.

(sumber gambar kiri, tengah dan kanan)

Pada saat itu saya lalu mengunduh ulang installer Standard Notes lewat situs resmi mereka, dan saat saya coba install, saya baru sadar jika dewi Fortuna sudah tidak lagi berpihak kepada saya. Momen-momen seperti ini adalah saat untuk mengheningkan cipta, lalu pasrah menerima takdir bahwa sistem operasi yang sedang saya gunakan saat ini sudah berhenti didukung, dan pilihannya adalah conform or die update OS. Meskipun hal tersebut gratis, saya belum tertarik menambah beban pemrosesan pada komputer jinjing saya.

Sejauh ini, Standard Notes adalah aplikasi versi desktop ketiga yang akhirnya berpredikat almarhum, menyusul aplikasi versi mejantara WhatsApp dan Bitwarden yang beberapa waktu sebelumnya juga berakhir dengan nasib yang sama. Kini, seperti biasanya, saya terpaksa menerima keadaan, dan hanya bisa mengakses mereka lewat peramban untuk selamanya, kecuali jika kelak saya menyerah lalu memilih opsi update OS. Hate to say I told you so, but indeed, nothing lasts forever.

(sua)