Nlytcs (Part III).
Suatu ketika—saya lupa waktu itu tahun berapa—tetiba halaman depan sejumlah situs saya hanya menampilkan kehampaan berwarna putih polos, meski sebelumnya saya tidak melakukan kegiatan penyuntingan macam apapun pada mereka. Setelah beberapa lama menghabiskan waktu stress sendiri sambil mencari tahu asal muasal pencetusnya, akhirnya saya mendapati bahwa bencana skala kecil tersebut disebabkan oleh berkas Javascript bawaan Fair Analytics yang menjadi wanprestasi gegara perubahan mendadak pada skema pricing mereka.

Para bung dan nona dermawan Fair Analytics yang tadinya menawarkan opsi freemium tanpa batas waktu, rupanya telah berubah pikiran, lalu kemudian hanya sebatas menawarkan free trial sepanjang tujuh hari. Saya yang waktu itu dengan lugunya tidak sampai terpikirkan macam hal demikian, dan rasanya tidak mendapatkan—atau barangkali melewatkan—update informasi soal ini, secara instan segera menjadi korban tabrak lari yang ditelantarkan di pinggir jalan ketika sang pengemudi ugal-ugalan melesat pesat meninggalkan lokasi, ini perandaian saja, by the way, selain hati yang terluka, kondisi fisik saya baik-baik saja.
(sua)